Rabu, 11 Januari 2012

INI BUKAN ZAMAN SITI NURBAYA

Di Zaman yang modern ini perjodohan dari kecil ataupun paksaan dari orang tua masih ada dengan lantaran untuk menjaga keutuhan harta yang dimiliki Keluarganya dengan alasan untuk membahagiaakan Anaknya padahal Anaknya tidak pernah suka dengan pilihan dari Orang Tuanya, apa hendak dikata kita lahir dan dibesarkan oleh Orang Tua Kita, tapi apa perbedaan Sayang dan Luka itu sama jawabanya pada Cerpen berjudul INI BUKAN ZAMAN SITI NURBAYA.
Di suatu Tempat ada salah Seorang Anak Perempuan yang tiap Harinya membantu kedua Orang Tuanya berjualan padahal Keluarga itu serba Tercukupi dari penghasilan berjualan sehari-harinya melihat cara berpakaian, pergaulan, cara berbicara dan penampilan semua sempurna, pada sutau hari sang Wanita itu bertemu dengan salah seorang Pria Teman kecilnya saling berbicara lalu lama-kelamaan mereka berdua saling jatuh cinta merasa bukan kodratnya sang laki-laki merasa ragu-ragu dengan cinta sang Wanita tapi apa daya karena sang Wanita jatuh cinta kepada Pria tersebut lalu menerima cintanya perlahan-lahan, tapi lama kelamaan sang Wanita cintannya mulai pudar, ketika itu sang Pria yang sudah terserang Hatinya memaksa si Wanita itu untuk menuggu Dirinya mengejar Karir dan berjanji mempersuntingnya steleha berhasil mungkin karena terlalu lama berjanji, tanpa sadar hubungan keduanya karam oleh sang Ayah dari sang Wanita tersebut mereka dilarang berpacaran dan berkomunikasi dengan alasan Pria itu tidak cocok dengan si Wanita tersebut dari Harta maupun Jabatan, ketika semuanya harus berakhir ketika itu pula percintaannya berakhir dengan senyum dan kesedihan didalam hati, sebulan mereka berpisah dan hubungan mereka seperti orang yang baru kenal masih sedikit kaku ketika si Pria bertanya pada Mantanya itu “ Saya do`akan semoga Kamu bahagia dengannya sampai tua nanti “. Wanita hanya terlihat senang karena jodoh sudah ada yang mengatur, Dikisah ini bisa disimpulkan bahwa perjodohan masih marak terjadi para Orangtu memang ingin membahagiakan Anaknya tetapi bisakah sedikit mengerti perasaan Seorang Anak, dari sekarang Kita harus mengakrabkan sedekat mungkin dengan Kedua Orangtua. Karena jika Kita bisa tahu untuk apa Kita berbuat maka Kita akan menjalaniny adengan sungguh-sungguh percaya karena sayang Orangtua adalah sayangnya Allah.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India | images | blog | vsi